Internalisasi Budaya Organisasi Untuk Penguatan Karakter Santri Dalam Meningkatkan Komitmen Dan Disiplin Pesantren Al-Ihsan Bogor
DOI:
https://doi.org/10.69533/m62pws02Keywords:
budaya organisasi, karakter santri, kedisiplinan, komitmenAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat internalisasi nilai budaya organisasi pada santri Pesantren Al Ihsan Baron Bogor melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Program dilaksanakan dengan metode penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, serta simulasi pembiasaan positif yang memanfaatkan potensi dan aset internal pesantren sebagai modal utama pembinaan karakter. Tahapan kegiatan meliputi pra-perencanaan, perencanaan kolaboratif, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman santri terhadap nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, keikhlasan, dan komitmen, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 1,24. Hal ini mengindikasikan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam mendorong santri terlibat aktif, menghubungkan nilai-nilai budaya dengan praktik keseharian, serta membentuk perilaku positif yang selaras dengan visi pendidikan karakter pesantren. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa pembiasaan nilai secara terstruktur dapat meningkatkan motivasi, tanggung jawab, dan perilaku disiplin pada peserta didik.
References
Hidayat, K., & Suryana, T. (2022). Pendidikan Karakter di Pesantren dalam Era Digital. Remaja Rosdakarya.
Hijrah, R., Musni, R., & Iramadhani, D. (2024). Gambaran Academic Burnout Siswa Madrasah Aliyah Swasta. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 2, 1–10.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2021). Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Sekolah dan Pondok Pesantren. Kata Pena.
Mulyadi, & Raharjo, S. (2024). Strategi Pencegahan Burnout Peserta Didik di Lingkungan Pendidikan. RajaGrafindo Persada.
Mumtahana, R., & Aslamiyah, S. (2021). Penguatan Pendidikan Karakter Santri melalui Kegiatan Akademik dan Non-akademik di Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 45–55.
Nasution, M. S. (2021). Pembinaan Karakter Santri Berbasis Nilai Moderasi Beragama. Kencana.
Prasetyo, R., & Nurhadi, M. (2023). Penguatan Nilai Budaya Organisasi untuk Pencegahan Burnout Santri di Pesantren. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 52–59.
Rahayu, S., Putri, A. A., Wangsanata, S. A., Rosari, D. V, & Nikhla, A. M. (2024). Pengaruh Budaya Organisasi, Disiplin Kerja, dan Kompetensi terhadap Kinerja Guru melalui Motivasi. Indonesian Journal of Education and Learning, 8, 8–20.
Sari, D., Fitriani, N., & Kurniawan, A. (2022). Pendampingan Pembinaan Karakter Santri Berbasis Disiplin di Pondok Pesantren. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(2), 145–151.
Siamat, M. (2021). Pengembangan Komunitas Berbasis Aset: Pendekatan ABCD dalam Praktik Sosial. Deepublish.
Suhardi. (2023). Manajemen Budaya Organisasi di Lembaga Pendidikan Islam. Prenadamedia Group.
Timotius, K. (2022). Community Development: Teori dan Implementasi ABCD. Prenadamedia Group.
Wahyuni, R., Limin, D. L., Eshariyani, A. M., & Mentarini, N. (2023). Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Profesionalisme Pembelajaran Guru di Sekolah. Equity in Education Journal, 5, 96–102.
Yusup, A., & Fauzan. (2022). Psikologi Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter Santri. Alfabeta.
Zulfa, N., & Hidayat, M. (2021). Peran Budaya Pesantren dalam Pembentukan Disiplin dan Tanggung Jawab Santri. Jurnal Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 45–57.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Utaminingsih, Saiful Anwar, Estiningsih, Ratna Hidayanti, Ashri Fathia, Dini Puspita, Ismi Nurul Fadillah, Kesni Merianti, Rini Puspitasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






