Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Cair dan Cairan Pembersih Kerak Sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Masyarakat Pedesaan
DOI:
https://doi.org/10.69533/py5xgx41Keywords:
Desa Sumberingin , Kompos, Limbah Organik, Pemanfaatan Limbah, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Limbah organik rumah tangga seperti sisa sayuran, sisa buah, dan air cucian beras di Desa Sumberingin, Kabupaten Trenggalek, masih banyak dibuang tanpa diolah, padahal berpotensi menjadi pupuk kompos cair yang bermanfaat bagi pertanian rumah tangga. Ketergantungan masyarakat pada produk pembersih kerak kemasan pabrikan juga membebani pengeluaran rutin rumah tangga, meskipun cairan serupa dapat diracik mandiri dari bahan sederhana. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pertanian dan kebersihan rumah tangga melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan mengenai pembuatan pupuk kompos cair dari limbah organik rumah tangga serta cairan pembersih kerak dari bahan kimia sederhana seperti HCl, garam dapur, dan citrun, sehingga mengurangi ketergantungan pada produk kemasan pabrikan. Kegiatan dilaksanakan secara mandiri oleh tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sumberingin menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), yang dipilih karena menekankan keterlibatan aktif masyarakat sejak identifikasi masalah hingga refleksi hasil dan tidak menempatkan warga sekadar sebagai penerima pasif, yang dijabarkan ke dalam empat tahap, yaitu asesmen dan identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan aksi melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung, serta refleksi dan evaluasi keberlanjutan melalui pendampingan grup WhatsApp. Kegiatan diikuti oleh 51 peserta yang terdiri atas ibu-ibu kelompok senam, ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan jamaah yasinan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, dan pemantauan pascakegiatan mencatat bahwa 15 dari 51 peserta (29,4%) mempraktikkan pembuatan kedua produk secara mandiri di rumah masing-masing dengan pendampingan daring dari tim pelaksana. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kemandirian masyarakat dalam memproduksi kebutuhan pertanian dan kebersihan rumah tangganya sendiri secara berkelanjutan dan ekonomis di tingkat keluarga.
References
Ashlihah, Saputri, M. M., & Fauzan, A. (2020). Pelatihan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Organik menjadi Pupuk Kompos. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian, 1(1), 30–33. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v1i1.1054
Azmin, N., Irfan, Nasir, M., & Nurbayan, S. (2022). Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Dari Sampah Organik Di Desa Woko Kabupaten Dompu. JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 137–142. https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v1i3.266
Damiri, Atika, Sodiah, & Ramadhani, Y. (2023). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Organik dan Rumah Tangga di Desa Perdamaian Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun ( Participatory Action Research ). LOKOMOTIF ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 31–38. https://doi.org/10.30631/lokomotifabdimas.v2i2.2691
Maliga, I., Hasifah, H., Lestari, A., & Rafiah. (2021). Penyuluhan Pengolahan Sampah Rumah Tangga ( Pembuatan Kompos Dan Biopori ) Dari Sisa Limbah Organik Dapur Sebagai Pupuk Tanaman Apotek Hidup Di Desa Baru Tahan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyaarakat Radisi, 1(3), 100–106. 10.55266/pkmradisi
Mardwita, Yusmartini, E. S., Melani, A., & AtikahAriani, D. (2019). Pembuatan Kompos Dari Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair dan Pupuk Padat Menggunakan Komposter. Suluh Abdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 80–83. 10.32502/sa.v1i2.2295
Mutakabbir, A., Nihaya, H., Yusuf, N. M., & Ambarwati, A. D. A. T. (2025). Pengantar Metodologi Penelitian Participatory Action Research (PAR) (A. A. Aisar (ed.)). EUREKA MEDIA AKSARA.
Rahmah, S., Nainggolan, E., Harahap, A. F., Riska, C. S., Sitepu, D. S., Siregar, A. C., Nanda, A., & Simanjuntak, D. P. (2020). Reaction of Metals with Florr Cleaner Liquids. Indonesian Journal of Chemical Sciense and Technology, 03(1), 17–19. https://doi.org/10.24114/IJCST.V3I1.18311
Rohmadi, M., Septiana, N., & Astuti, P. A. P. (2022). Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Kompos dari Limbah Organik Rumah Tangga. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(4), 880–886. https://doi.org/10.14710/jil.20.4.880-886
Setiawan, L., Hibar, U., Sairoh, L., Maemunah, Muhitoh, Subarjat, A., & Slamet, M. (2024). Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Cair dari Sampah Organik di Desa Sentul, Kragilan, Serang-Banten. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 8(2), 554–564. https://doi.org/10.29407/ja.v8i2.23448
Wahyuni, S., Rokhimah, A. N., Mawardah, A., & Maulidya, S. (2019). Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Skala Rumah Tangga Dengan Metode Takakura di Desa Gebugan. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 1(2), 51–54. https://doi.org/10.35473/ijce.v1i2.326
Wardianti, Y., & Krisnawati, Y. (2020). Pelatihan Pembuatan Kompos Dari Sampah Organik Rumah Tangga Dengan Metode Takakura. JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.31540/jpm.v3i1.845
Yuliananda, S., Utomo, P. P., & Golddin, R. M. (2019). Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Cair Dengan Menggunakan Komposter Sederhana. Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa, 03(02), 159–165. https://doi.org/10.36456/abdikarya.v3i2.3721
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chumeira Shollu Nidyasarta, Muhammad Habib Khoirul Anwar, Lisma Dewi ‘Ainul Yaqin, Syaidatun Ni’matul Ulya, Emilya Shalsabila, Ringgi Candraning Prawerti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






