Pentas Seni Budaya Pande Besi sebagai Media Edukasi dan Pelestarian Budaya Lokal
DOI:
https://doi.org/10.69533/hqghy351Keywords:
budaya lokal, pande besi, pentas seni, pengabdian masyarakat, pembelajaran partisipatifAbstract
Desa Ngadirejo memiliki budaya pande besi yang menjadi identitas lokal sekaligus sumber mata pencaharian masyarakat, namun minat generasi muda untuk mengenal dan melestarikan budaya tersebut mulai menurun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap budaya pande besi melalui pentas seni sebagai media edukasi berbasis budaya lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang mengacu pada Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan peserta secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, meliputi koordinasi, sosialisasi, latihan rutin, gladi bersih, pelaksanaan pentas seni, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan kepercayaan diri, kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, serta pemahaman terhadap nilai budaya pande besi. Keberhasilan program juga didukung oleh kolaborasi antara pemerintah desa, sekolah, orang tua, mahasiswa, dan masyarakat sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik meskipun menghadapi beberapa kendala teknis. Kegiatan ini memberikan manfaat sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan partisipatif untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pelestarian budaya lokal serta mempererat sinergi antarpemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Desa Ngadirejo.
References
Asri, R. A., Wulandari, W., Susanti, E. A., Pelani, R. P., & Efendi, N. (2026). Pemberdayaan masyarakat berbasis pendekatan partisipatif melalui program Kuliah Kerja Nyata Universitas Negeri Padang di Nagari Sikucur, Kabupaten Padang Pariaman. ARDHI: Jurnal Pengabdian Dalam Negri, 4(1), 158–169. https://doi.org/10.61132/ardhi.v4i1.1891
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Deyananda, A., Masunah, J., & Karwati, U. (2026). Community-based arts education: Innovating Tunggul Kawung performance as a cultural learning medium in Kampung Seni EDAS. Jurnal Kependidikan, 12(1), 423–433. https://doi.org/10.33394/jk.v12i1.19838
Dhadphale, T., & Wicks, B. (2022). Participatory stakeholder engagement in design studio education. International Journal of Art & Design Education, 41(4), 589–602. https://doi.org/10.1111/jade.12427
Dina, D., Yunita, I., Ikhsan, J., Kusumawardani, C., & Budiasih, K. S. (2024). Peningkatan profesionalisme komite pembelajaran sekolah penggerak melalui pelatihan pengembangan sumber belajar berbasis visualisasi augmented reality (AR). Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA, 8(1), 33–43. https://doi.org/10.21831/jpmmp.v8i1.67536
Jeon, J. O., Huang, E., & Djani, N. (2022). Integrated arts and culture education model for public schools in Indonesia: The case study of Made in Cirebon as a cooperation project with an artist community. Journal of Visual Art and Design, 14(1), 1–14. https://doi.org/10.5614/j.vad.2022.14.1.1
Jeon, J. O., Masunah, J., & Karyono, T. (2024). Media art community festival based on local culture in Indonesia: An ethno-pedagogy perspective. Journal of Urban Culture Research, 28, 248–267. https://doi.org/10.14456/jucr.2024.12
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Merdeka Belajar dan pelestarian budaya melalui pendidikan. https://www.kemdikbud.go.id
Khotimah, H. N., Aidah, S., Hilman, C., & Ramdlani, M. L. (2024). Sosialisasi microteaching untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kreatif dan berkualitas. Natijah: Jurnal Pengabdian Pendidikan Islam. https://doi.org/10.25299/njppi.2024.19019
Kusumastuti, E., Rohidi, T. R., Hartono, & Cahyono, A. (2022). Community-based art education as a cultural transfer strategy. Harmonia: Journal of Arts Research and Education. https://journal.unnes.ac.id/nju/harmonia/
Luo, N. (2025). Understanding the motivations of volunteer teachers in sustaining a community-based art education programme for rural-to-urban migrant children in China. International Journal of Art & Design Education, 44(3), 581–597. https://doi.org/10.1111/jade.12555
Pattipeilohy, M., Jazuli, M., Rohidi, T. R., & Sunarto. (2022). Implementation of community-based art education through collaborative music practices in Ambon City. In Proceedings of the International Seminar on Education and Technology (ISET). https://proceedings.unnes.ac.id/ISET/article/view/1910
Rahmat, M. K., & Mohamad Nizar, N. N. (2022). The impact of community-based learning (CBL) toward preparing progressive visual art education (VAE) future teachers. International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development, 11(4), 383–391. https://doi.org/10.46886/IJARPED/v11-i4/19648
Siswadi, S., & Syaifuddin, A. (2024). Penelitian tindakan partisipatif metode PAR (Participatory Action Research): Tantangan dan peluang dalam pemberdayaan komunitas. Ummul Qura: Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 19(2), 111–125. https://doi.org/10.55352/uq.v19i2.1174
UNESCO. (2022). Bringing living heritage to the classroom in Asia-Pacific: A resource kit. UNESCO Regional Office in Bangkok. https://ich.unesco.org/en/documents/tool-2-suggestions-for-connecting-school-topics-living-heritage-and-global-citizenship-education-62299
UNESCO. (2023). Intangible cultural heritage education. https://www.unesco.org/en/articles/intangible-cultural-heritage-education
Wahyuni, R., Ernawatie, Berliani, T., Nugroho, P. J., Purnomo, W., Radiafilsan, C., & Febriyanti, L. (2024). Pendampingan penyusunan aksi nyata pelatihan mandiri pada Platform Merdeka Mengajar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru di sekolah. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(11), 2059–2066. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i11.7912
Yuniari, L. K., Parmiti, D. P., & Astawan, I. G. (2024). Demonstration learning method assisted by hand puppet media improves children's language and social-emotional skills. Journal of Education Action Research, 8(2), 350–358. https://doi.org/10.23887/jear.v8i2.80606
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arum Limpad Pangesti, Eny Nur Aisyah, Asya Indah Ramadhani, Tausiyah Jihan Nabila, Verlyta Winingtyas, Dea Amara Pungki, Fransisca Windiyanti, Robby Anggara Destarama (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






